Landak Semut

MasJawa.com – Landak semut merupakan salah satu jenis landak yang memiliki ciri berupa lidah yang panjang dan lengket (berkisar 50 hingga 60 cm). Lidah ini berfungsi untuk menangkap makanan karena landak semut memiliki tubuh yang cukup besar namun tidak terlalu cepat.

Makanan landak ini berupa serangga kecil terutama semut yang ada di dalam tanah. Selain memiliki lidah panjang yang lengket, hewan ini juga memiliki cakar tajam dan cukup besar yang ia gunakan untuk menggali tanah (seringnya sarang semut dan rayap) untuk mempermudahnya mendapatkan makanan.

 

Landak Semut

Landak Semut adalah hewan yang cukup ramah sebenarnya dan belum pernah ada kasus manusia diserang hewan ini. Dalam bahasa Inggris, hewan ini memiliki nama lain yaitu Echidna dan terkadang juga dipanggil dengan nama sebutan Spiny Ant-Eaters yang artinya pemakan semut berduri

landak semut
Gambar landak semut

Landak Semut berkembang biak dengan cara bertelur dan sebagian dari mereka banyak hidup di Australia and New Guinea (Nugini). Bagian tubuh dari hewan ini mirip dengan saudaranya platypus, untuk membedakannya kalian bisa melihat dari duri yang ada di punggungnya.

 

Deskripsi Landak Semut

Landak Semut memiliki tubuh yang berukuran sedang (tidak terlalu besar & tidak kecil), hewan mamalia ini memiliki tubuh yang ditutupi dengan duri dan rambut yang kasar. Telinga mereka berukuran kecil dan lebih terlihat seperti sebuah celah yang ada di samping kepala dan sulit terlihat karena tertutup duri

Sebagian besar dari hewan mamalia ini mirip dengan landak lainnya, yaitu berduri dan berwarna hitam hingga kecoklatan (lain cerita dengan albino yang memiliki mata merah dan duri putih). Hewan ini mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dengan bantuan moncong dan hidungnya.

perilaku landak semut
Tingkah laku landak yang lucu

Seperti platypus, landak semut juga dilengkapu electro-sensor namun dengan sensitifitas yang lebih kecil namun memiliki kemampuan menggali yang cukup kuat dengan cakar panjang melengkung yang terdapat pada kaki belakang. Ketika mencari makanan, biasanya mereka membuka bangkai kayu dan sarang rayap, kemudian menggunakan mulut lidah lengket mereka untuk menangkap serangga yang keluar.

 

Habitat Landak Semut

Hewan ini tidak bisa bertahan hidup dengan kondisi temperatur yang terlalu ekstrim, mereka cenderung menggunakan gua dan celah bebatuan untuk melindungi diri dari kondisi yang tidak bersahabat. Kalian juga bisa menemukan hewan ini di hutan yang memiliki pepohonan yang banyak.

Mengapa banyak ditemukan di hutan? karena hewan ini tidak bisa melindungi dirinya dari cuaca. Mereka banyak berlindung di bawah daun yanf rindang, akar-akar besar, atau puing pepohonan. Tak jarang juga mereka menggunakan tempat tinggal hewan kecil lain seperti kelinci untuk berlindung.

Meskipun hewan ini terlihat rapu, sebenarnya Echidna adalah hewan yang cukup pandai berenang. Ketika di air selain untuk mandi, mereka menggunakan moncong (mulut) mereka untuk mengatur air ketika berenang.

 

 

Rerproduksi Landak Semut

Para betina biasanya meletakkan telur 22 hari setelah musim kawin datang dan langsung masuk ke dalam kantungnya. Telur-telur ini memiliki cangkang yang halus dan beratnya hanya sekitar 1 – 2 gram per-telurnya. Sedangkan ketika waktu menetas tiba, landak semut muda akan membuka telur dengan gigi mereka yang terjadi setelah 10 hari kehamilan.

Landak semut yang baru lahir disebut Puggle, mereka bertubuh seperti larva dengan moncong yang kecil tanpa memiliki bulu sama sekali. Seperti jenisnya, landak semut merupakan hewan mamalia yang menyusui anak-anaknya. Induk dari hewan ini biasanya menggali liang untuk anak-anak kecilnya, ia keluar dari sarang dan kemudian kembali setelah beberapa hari untuk menyusui mereka, siklus ini berlangsung hingga biasanya 7 bulan.

Reproduksi landak semut
Landak berbaris pada musimnya

Musim kawin hewan mamalia ini biasanya berlangsung sejak akhir Juni hingga bulan September. Para pejantan akan membentuk sebuah barisan panjang seperti kereta, dan yang paling muda berada di barisan paling belakang dan mengikuti betina untuk kawin nantinya.

 

Perilaku Landak Semut

Landak semut adalah hewan yang sangat pemalu, karena itu ketika mereka merasa terancam mereka akan berusaha untuk memendam diri mereka atau menjadi bola duri. Hal ini adalah salah satu cara mereka untuk menghindar dari ancaman predartor, meskipun tak hanya predator saja ancaman hidup mereka.

Adapun beberapa predator yang terkadang mengancam kehidupan dari landak semut, seperti:

  • Kucing liar
  • Rubah
  • Anjing liar
  • Biawak
  • Elang

Ular juga termasuk salah satu predator yang mengincar hewan mamalia ini, tapi jarang dari mereka yang berhasil memangsa landak semut. Beberapa ancaman lainnya juga terkadang datang dari kita sebagai manusia yang kurang menghargai alam, seperti kurang menjaga lingkungan sekitar dan sampah yang menjadi polusi tanah.

Kekurangan tempat tinggal, makanan hingga perburuan juga mengancam kehidupan mereka. Terkadang ada beberapa manusia yang merasa kesal dengan hewan ini karena terkena durinya, padahal mereka hanya bermaksud melindungi diri dan tidak bisa melawan dengan cara lain. Mengangkat hewan ini atau membawanya ke tempat baru (memelihara) juga bisa menimbulkan stress.

 

Kira-kira jika kalian menemukan hewan ini, apa yang akan kalian lakukan? tentu sangatlah bijak bagi kita untuk membiarkannya di alam liar tanpa mengganggu habitatnya, mungkin kita hanya bisa mengagumi landak semut tanpa harus memilikinya, sekian dan terimakasih.

Leave a Comment